Cara Untuk Mencegah Sariawan Pada Bayi

Pasti anak bayi sering tia-toba menangis dengan mendadak lalu rewel dan tidak mau makan atau minum. Hal ini terjadi disebabkan bayi merasa ada yang kurangĀ  nyaman namun masil belum bisa untuk menyampaikan keluhannya tersebut pada orang tua. Sariawan pada bayi ini yang sering memicubayi sering rewel.

Sariawan merupakan peradangan di permukaan mulut, misalnya pada bibir, lidah dan pipi yang biasanya ditandai adanya luka. Walaupun kerap kali kemunculan sariawan disebabkan oleh kurangnya asupan vitamin C, tetapi penyebab pasti terjadinya sariawan masih belum ditemukan.

Bila bayi anda sudah terlanjur terkena sariawan, pasti anda ingin tahu cara mencegah sariawan pada bayi dengan secepatnya. Hal tersebut supaya bayi tidak merasakan sakit dan mau makan kembali.

Beberapa cara mencegah sariawan pada bayi

  1. Berikan bayi obat pereda nyeri

Hal yang sering menjadi masalah yang utama pada bayi yaitu rasanyeri yang diakibatkan oleh sariawan yang membuat mereka merasa tidak nyaman. Untuk itu berikan obat untuk dapat mengurangi rasa nyeri dengan meminumkan obat pereda nyeri misalnya parasetamol atau ibuprofen.

Namun perlu diingat bahwa meminumkan obat tersebut perlu disesuaikan dengan dosis untuk bayi. Tetapi bila bayi anda memiliki alergi pada obat tersebut, sebaiknya lakukan konsultasi lebih dahulu kepada dokter.

  1. Penuhi nutrisi

Rasa tidak nyaman karena rasa nyeri dari sariawan kerap membuat bayi tidak mau untuk minum susu, makan atau minum. Padahal hal tersebut sangat diperlukan bagi bayi untuk bisa memenuhi kebutuhan gizinya setiap hari agar bisa terpenuhi tumbuh kembangnya dengan optimal.

Oleh sebab itu sebaiknya orang tua perlu tetap berusaha memberikan bayi ASI, makanan dan minuman walaupun hanya sedikit saja. Sebab selain bergunan untuk menunjang tumbuh kembangnya. Dengan memnuhi kebutuhan gizi bayi dari makanan dan minuman sehat bisa membangun sistem kekebalan tubuhnya. Degan begitu bayi anda tidak akan mudah sakit dan bisa cepat sembuh dari penyakitnya yaitu sariawan.

  1. Beri makan yang tepat

Bila bayi sudah mulai bisa MPASI atau makan dengan biasa. Sebaiknya untuk memilih jenis makanan yang halus ketika dirinya mengalami sariawan. Misalnya yoghurt, puding, agar-agar, jus buah atau es krim dapat menjadi pilihan yang tepat.

Selain dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi, dengan makanan yang sehat dengan tekstur lebih cair akan lebih mudah bagi bayi untuk menelannya tanpa perlu mengunyahnya. Bayi tidak akan merasa kesakitan ketika makanan tersebut masuk ke mulutnya.