Apa Itu Umroh? dan Tata Cara Menjalankannya

Ibadah umroh adalah kegiatan yang dilakukan oleh kaum muslim di Masjidil Haram. Orang sering menyebutnya sebagai ibadah haji kecil. Penyebutan ini dikarenakan rangkaian kegiatan yang tidak sebanyak yang dilakukan pada ibadah haji. Selain itu, umroh bisa dilakukan kapan saja. Berbeda dengan haji yang mempunyai tanggal tertentu. Secara garis besar umroh didasarkan pada kehiatan tawaf (berkeliling ka’bah tujuh kali).

Selanjutnya, sa’i atau berlari-lari kecil antara dua bukit Shofa dan Marwah. Berikutnya, tahallul yang menjadi bagian akhir dari ibadah umroh. Poin yang tidak boleh terlupakan ialah bagaimana semua aspek diatas harus dibarengi  ihram (niat). Sedangkan untuk hukum menjalankan umroh 4 madzhab mempunyai pandangannya tersendiri. Dimana madzab Syafi’i mewajibkan ibadah umroh. Dilakukan setidaknya satu kali seumur hidup bagi yang mampu.

Ada pula pendapat yang menyatakan untuk mengutamakan ibadah haji dibanding umroh. Selain itu, ada 5 syarat bagi Anda yang ingin menjalankan ritual keagamaan tersebut. Pertama, beragaman islam. Kedua, baligh (mampu membedakan antara benar dan salah). ketiga, sehat jasmani dan rohani. Keempat, merdeka. Kelima, mampu secara fisik sekaligus ilmu. Rukum umroh termasuk bagian yang tidak boleh ditinggal.

Apabila terdapat satu bagian yang tidak bisa dilakukan. Berarti ibadah umroh tidak sah dan Anda harus mengulanginya dari awal. Rukun umroh mempunyai 5 bagian. Yaitu: niat bersama dengan ihrom. Thowaf, sa’i, tahallul, serta tertib.

Tata Cara Umroh yang Wajib Diketahui

Seperti yang sudah diketahui bahwa umroh tidak jauh berbeda dari haji. Keduanya menjadi ibadah yang dilakukan di Mekkah dan Masjidil Haram. Meskipun begitu rangkaian yang dilakukan pada ibadah umroh lebih sederhana. Berikut tata cara yang wajib Anda ketahui:

  1. Niat

Sama seperti ibadah lain yang mendasari apapun dengan niat. Hal serupa juga terjadi pada umroh. Niat tersebut dimulai bersamaan dengan memakai pakaian ihrom. Ketika laki-laki tidak boleh memakai pakaian berjahit. Sedangkan perempuan diperbolehkan memakai pakaian biasa yang menutupi aurot.

  1. Thowaf

Berikutnya kegiatan dilanjutkan dengan thowaf. Thowaf adalah ibadah yang dilakukan dengan cara memutari ka’bah 7 kali. Dimulai dan diakhiri di Hajar Aswad. Setelah selesai disunnah sholat dua rokaat dan minum air zamzam.

  1. Sa’i

Rangkaian ketiga adalah berlarian kecil antara Bukit Shofa dan Marwah. Ibadah ini dilakukan sebanyak 7 kali putaran.

  1. Tahallul

Tahallul menjadi tanda berakhirnya ibadah umroh. Hal tersebut juga berlaku untuk haji. Bagi laki-laki diperolehkan untuk mencukur habis rambut. Sedangkan untuk perempuan cukup tiga helai rambut.

  1. Tertib

Pelaksanaan rangkaian ibadah umroh wajib dilakukan secara tertib dan berurutan. Semoga ibadah yang dilaksanakan diterima Allah dan Anda mendapat keutamaan dari ibadah tersebut. Lebih detail tentang umroh bisa ditemukan di hasana.id.